Tampilkan postingan dengan label real walking. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label real walking. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Maret 2009

Recycle Material di Gallery W - Ubud

I know it's been a while......Blame it to IM2, the one who always promote cheap and fast connection when the fact is I was barely connected at all!! Sebel!

Ah udahlah, ga ada abisnya kalau ngomongin soal IM2. Mending cerita soal jalan-jalan kemarin, eh waktu itu....eh udah agak lama sih hihihi. Waktu jalan-jalan di Ubud, aku tertarik untuk masuk ke salah satu galeri kecil yang tampilan eksteriornya sebetulnya sederhana, tapi ada satu yang eye-catching : pintunya! Dari jauh pintu dengan ukuran ga standar plus engsel pivot ini udah bikin penasaran, dan ternyata, dari dekat pintu ini lebih menarik lagi karena terbuat dari potongan kayu kecil yang disusun acak. Lantainya juga dibuat dari pecahan keramik yang disusun ga beraturan. Pilihan warna putih untuk pintu, lantai dan dinding membuat kesan galeri ini jadi cute, simpel, tapi seru!

Diliat-liat lagi, kayanya bentuk galeri ini lumayan mirip sama bentuk rumah impianku. Biasa, low profile, gampang dibikin,...tapi ada "sesuatu yang terjadi" di sana. Whatever that means :D.


Kamis, 09 Oktober 2008

Oleh-oleh Dari Bandung - Frame Mat Batik di Kartika Sari

Hayooo...Siapa mau oleh-oleh dari Kartika Sari ?!!

Bukan pisang molen, brownies atau cheese roll sih *itu semua udah disimpan dengan aman di perutku hwahwahwa*....Ini aja yah, tips dekorasi yang lucu banget : frame mat batik!

Tau kan frame mat? Itu loh biasanya di setiap bingkai ada lagi bingkai dalamnya yang biasanya dibuat dari material mounting board, karton atau kanvas. Kalau biasanya frame mat ga bermotif atau polos, di Kartika Sari agak sedikit beda karena disini frame mat-nya bermotif batik. Nice!

Gambar yang dibingkai disini adalah foto-foto sephia yang mendokumentasikan aktivitas perempuan-perempuan jaman dulu. Kalau aku mungkin akan pilih gambar-gambar atau hiasan yang lebih sederhana supaya frame mat batiknya bisa lebih menonjol.....IMHO :).






Selain foto-foto jadul tadi, ada juga poster-poster yang juga bertema jadul tapi di-layout secara lebih modern. Hmmmm menarik.....




Senin, 15 September 2008

Bali Bamboo Inspiration

Kalau ada material yang seharusnya paling banyak digunakan di bangunan-bangunan di Indonesia, material itu adalah bambu. Mudah didapat, murah, dan terbarui *atau bahasa kerennya: renewable*. Kurang apalagi coba?

Sayangnya, kebanyakan dari kita udah mengidentikkan bambu dengan rumah-rumah bilik di kampung, jadi ragu-ragu untuk pakai material bambu untuk membangun rumah *kecuali buat steiger*. Karena identik dengan gaya kampungan, kebanyakan orang lebih memilih rumah-rumah mewah bergaya telenovela yang sayangnya belum tentu cocok dengan kondisi iklim tropis Indonesia. Curse those real estate developers!

Padahal bambu bisa dibikin keren loh. Di Bali, ada seorang ekspatriat yang terkenal karena kegilaanya terhadap bambu, namanya John Hardy. Baru-baru ini John Hardy mendirikan sekolah berjudul "Kul kul Greenschool" yang konon katanya seluruh bangunannya dibuat dari bambu. Sayang aku belum bisa menyusup ke sana. Padahal kan.....ehm...tetanggaan....hehehe....Semoga bisa ke sana dalam waktu dekat ya!

Tapi ga cuma John Hardy kok yang punya ide keren soal bambu. Masih banyak contoh-contoh penggunaan material bambu yang mungkin bisa dijadiin inspirasi kalau mau ngebangun rumah nanti. Ini beberapa di antaranya:
  • Kediaman pribadi, Ubud

  • Ubud Botanical Garden

  • Kediaman pribadi, Ubud

  • Alila Hotel, Ubud

  • Kayu Manis Villa, Nusa Dua






Keren kan? So let's go green with bamboo!

Ubud Botanical Garden pic by m'pri